Perkembangan Teknologi dalam Industri Makanan

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 


                 Pada abad ke 19 ketika penduduk dunia masih kurang dari 3 milyar jiwa, Robert Malthus mendalilkan bahwa kelak manusia akan dihadapkan pada kelangkangan pangan sebagai akibat dari perkembangan penduduk yang tak terkendali. Kini, pada tahun dimana penduduk dunia telah mencapai 7 milyar jiwa, prediksi itu sepertinya akan menjadi kenyataan. Revolusi hijau terbukti masih tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan dunia dan dunia dihantui dengan krisis pangan. Hal ini mendorong perkembangan teknologi baru yang sayangnya tidak selalu bisa diterima oleh masyarakat, terutama masyarakat yang konservatif seperti di Indonesia. Jadi bagaimana kita harus menyikapinya?



               Beberapa tahun lalu, isu kedelai Genetically Modified Organisms (GMO) dari AS masuk ke Indonesia menimbulkan debat kusir di media local. Pada waktu yang hampir bersamaan pemerintah salah satu negara di Afrika menolak bantuan pangan kedelai GMO dari PBB. Pertentangan serupa pun tidak cuma terjadi di negara berkembang, bahkan di Eropa Barat yang maju pun konsumen masih banyak mempertentangkan apakah makanan seperti GMO, produk cloning, atauproduk iradiasi pantas untuk dikonsumsi. Rollin, dkk (2011) mengadakan penelitian untuk menguji penerimaan konsumen (consumer acceptance) di Eropa terhadap teknologi-teknologi makanan inkonvensional yang mencakup nanomaterial, GMO, nutrigenomics, cloning, dan iradiasi. Hasilnya menunjukan bahwa walaupun hampir seluruh responden mengakui bahwa teknologi-teknologi seperti itu sanggup untuk memecahkan masalah pangan dunia, namun banyak dari konsumen tidak ingin menggunakan produk-produk tersebut jika diberikan pilihan yang lebih “organic”.



                      Dalam penelitian yang dilakukan oleh Rollin ini, ada beberapa parameter dan variable yang ditinjau, mencakup jenis kelamin, umur, kemampuan ekonomi, serta tingkat pendidikan koresponden. Hasil yang didapat oleh Rollin ini menunjukan bahwa masalah moral dan etika masih menjadi factor utama dalam penolakan terhadap beberapa teknologi yang dianggap “menentang Tuhan”, yaitu GMO dan cloning yang dipersepsikan sebagai perusak hakekat makhluk hidup. Selain itu kekhawatiran akan gangguan kesehatan membuat banyak konsumen meragukan teknologi-teknologi baru yang dianggap “belum teruji dan belum terbukti”, yaitu nanomaterial, nutrigenomics, dan iradiasi yang dipersepsikan masih sangat baru. Satu-satunya factor yang membuat konsumen mau menggunakan produk-produk tersebut adalah harga yang lebih murah dibandingkan produk-produk konvensional.



                 Hasil penelitian ini menjadi suatu bahasan yang menarik bagi kita yang ada di Indonesia karena sampai saat ini belum terlihat adanya kesadaran akan hal yang serupa bagi kita disini. Biar bagaimanapun, teknologi makanan yang baru kontroversial dari negara lain akan masuk ke Indonesia sebagai akibat dari pasar bebas, diversifikasi pangan, maupun gaya hidup. Pro dan kontra kemungkinan besar akan terjadi di Indonesia mengenai teknologi baru ini. Seperti halnya di Eropa, kondisi sosial penduduk Indonesia yang dikenal agamis dan sangat menjunjung budaya ketimuran akan menjadikan moral dan etika sebagai alasan utama penolakan teknologi baru ini. Di sisi yang sangat bertolak belakang harga teknologi baru yang lebih murah membuat makanan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat. Jadi akan ada pihak yang menolak keras teknologi baru (yang kemungkinan besar akan diawali oleh GMO) dan akan ada pihak yang mau menggunakan teknologi baru ini, jadi bagaimana kita di Indonesia harus menyikapinya?



                 Menurut penulis, kunci bagi kita yang ada di Indonesia adalah informasi yang jelas dan terbuka mengenai produk-produk dengan teknologi baru ini. Produsen perlu memberitahukan dengan jelas apakah produk yang diproduksinya mengandung teknologi-teknologi yang masih diperdebatkan. Sehingga konsumen memiliki kebebasan penuh untuk memilih apakah akan menkonsumsi produk tersebut atau tidak. Hal ini pada akhirnya mendorong suatu isu baru yang disebut kewajiban labeling yang sampai detik ini masih menjadi perdebatan di AS antara konsumen dengan produsen. Dengan diwajibkannya produsen untuk menginformasikan penggunaan teknologi yang diperdebatkan dalam kemasannya, berarti Indonesia telah lebih terbuka dan maju daripada AS.



                 Dengan informasi yang jelas di pihak konsumen mengenai penggunaan teknologi-teknologi ini. Konsumen memiliki kebebasan penuh di tangannya untuk menentukan pilihan apakah akan mengkonsumsi produk tersebut atau tidak.Di pasaran, prinsip supply and demand akan sangat berperan. Bagi pihak yang mampu dan menolak, pasti akan terdapat pilihan untuk menggunakan produk konvensional yang lebih mahal. Sedangkan bagi pihak yang kurang mampu, teknologi inkonvensional yang lebih murah akan menjadi solusi yang baik dan murah untuk menyediakan pangan.



Sebagai penutup, penulis menyimpulkan bahwa informasi dan pengetahuan yang lebih jelas dan terbuka mengenai teknologi–teknologi inkonvensional ini akan menjadi kunci untuk menghindari pertentangan dan debat kusir dan membuat masyarakat memiliki pilihan yang lebih banyak dan bebas mengenai makanan apa yang akan dikonsumsi olehnya.

Sumber : https://www.kompasiana.com/el_ibonko/perkembangan-teknologi-dalam-industri-makanan-dan-bagaimana-kita-menyikapinya_550acb6da3331169102e3a52

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 



PENDAHULUAN

Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia. Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan

Pengertian teknologi secara umum adalah:
• proses yang meningkatkan nilai tambah
• produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja
• Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembangkan dan digunakan
• Sistem yang dapat berkerja dengan hasil pemikiran manusia

Kemajuan teknologi tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan seimbang dengan berjalannya kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap penemuan baru diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia agar mendapatkan suatu hal yang lebih mudah, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh penemuan-penemuan yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
contoh dalam posisi positif berkembangnya teknologi : manusia sebagai pengguna teknologi tersebut mendapatkan kemudahan misalnya seperti karyawan menggunakan sistem komputer sebagai alat primer di bidangnya . dan contoh dampak negatif yang telah di timbulkan oleh berkembangnya teknologi dalam kehidupan manusia misalnya seperti : penyebaran virus dalam dunia maya / internet yang di sebabkan oleh errornya suatu data dan menyebar di dalam suatu jaringan.


DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

Perkembangan dunia IPTEK yang sangat mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, Demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Ringkas kata kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.
Kalaupun teknologi mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti teknologi sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan . Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena iptek tidak pernah bisa menjadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah manusia.


KESIMPULAN

Untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang ahli dalam memasuki era modern, yang salah satunya ditandai dengan sarat muatan teknologi, salah satu komponen pendidikan yang perlu dikembangkan adalah kurikulum yang berbasis pendidikan teknologi di jenjang pendidikan dasar.
Bahan kajian ini merupakan materi pembelajaran yang mengacu pada bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di mana peserta didik diberi kesempatan untuk membahas masalah teknologi dan kemasyarakatan, memahami dan menangani produk-produk teknologi, membuat peralatan-peralatan teknologi sederhana melalui kegiatan merancang dan membuat, dan memahami teknologi dan lingkungan.
Kemampuan-kemampuan seperti memecahkan masalah, berpikir secara alternatif, menilai sendiri hasil karyanya dapat dibelajarkan melalui pendidikan teknologi. Untuk itu, maka pembelajaran pendidikan teknologi perlu didasarkan pada empat pilar proses pembelajaran, yaitu: learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.
Untuk melengkapi kecerdasan iptek para pelajar, diperlukan pula penyelarasan pengajaran iptek dengan pengajaran imtaq. Sehingga terbentuklah manusia-manusia cerdas dan bermoral yang dapat menghasilkan berbagai teknologi yang bermanfaat bagi umat manusia
Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagian dan imortalitas.
Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia
Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan,oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.

Sumber:http://dwipo-ilmualamiahdasar.blogspot.co.id/2009/11/perkembangan-teknologi-dalam-kehidupan.html?m=1

FASHION DAN TEKNOLOGI

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 


FASHION DAN TEKNOLOGI


           Salah satu peristiwa unik  dalam bidang fashion adalah sejarah pembuatan pakaian luar angkasa untuk misi Apollo 11, misi luar angkasa yang mengantarkan Neil Amstrong sebagai orang pertama di bulan.  Dalam bukunya Spacesuit: Fashioning Apollo, Nicholas de Moncahux memaparkan bagaimana sebuah perusahaan pembuat pakaian dalam wanita, Playtex, mampu memenangkan kontrak pembuatan pakaian luar angkasa mengalahkan perusahaan  yang telah lama berkecimpung dalam dunia industri militer yang saat itu lebih dilirik oleh NASA. Pengetahuan akan material sintesis dan pemahaman dalam menerapkannya pada tubuh manusia telah memberikan kesuksesan bagi Playtex dalam menciptakan pakaian luar angkasa yang tepat untuk misi Apollo 11.

              Fashion dan teknologi, disadari ataupun tidak merupakan dua bidang yang saling bertautan dan saling mempengaruhi. Kemajuan perkembangan teknologi pada mesin jahit dan pintal, serta penemuan bahan tekstil baru seperti lycra telah memberi terobosan besar dalam industri fashion.  Perkembangan teknologi juga melahirkan kemajuan dalam bidang komputer.  Teknologi komputer telah merubah cara manusia menjalankan hidupnya sehari-hari dan tentunya mempengaruhi cara kita dalam berpenampilan juga.

              Sabine Saymour dalam bukunya: Fashionable Technology memperkenalkan istilah ‘fashionable wearables’ , menggabungkan pengertian fashion dan ‘wearables technolgy’ , yang artinya segala bentuk fashion (pakaian, asesoris) dengan integrasi teknologi komputer di dalamnya. Fashionable wearables bergerak diantara dua kutub, ekspresi estetis dan aspek fungsionalitas yang saling berseberangan. Mencari keseimbangan antara kedua kutub ini merupakan tugas seorang fashion desainer.  Dalam tingkatan penetrasi teknologi pada tubuh manusia  Saymour membaginya menjadi 3 bagian:

1.Handheld  (dipegang)
2.Wearable  (dikenakan)
3.Implanted (ditanamkan)

             Pada tingkatan handheld, perangkat handphone merupakan contoh paling jelas. Kebutuhan kita akan komunikasi menciptakan teknologi mobile yang masih terus berkembang. Penggunaan handphone tidak lagi sekedar fungsi tapi ia telah menjadi sebuah objek fashion. Bagaimana sebuah gadget mempegaruhi cara kita berpenampilan dengan menggunakan, memegang, membawa dan menyimpannya merupakan hal yang bisa dicermati dan dieksplorasi dengan kaca mata fashion.

           Pada tingkatan wearable,  pakaian olahraga merupakan contoh yang paling banyak bisa kita temui dalam mengintegrasikan teknologi. Rekayasa bahan dengan pengolahan teknologi tertentu dilakukan untuk menaikan performance dari aktifitas tertentu. Speedo LZR racer suit menggunakan bahan tekstil (fabric) dengan permukaan menyerupai kulit hiu untuk mengurangi daya gesek di air, menaikan performance kecepatan sang pemakai ketika berenang. Inovasi dari Speedo ini sampai menuai kontroversi pada olimpiade Beijing 2008.  Rip Curl , H-Bomb surfing wetsuit merupakan wetsuit dengan pemanas internal untuk pemakaian di musim dingin. Menggunakan elemen pemanas di bagian punggung dan ditenagai oleh baterai, wetsuit ini akan menjaga pemakai tetap hangat dalam kondisi cuaca dan air yang dingin. Kita lihat juga semakin banyak backpack kini menyediakan slot khusus untuk kabel music player, bahkan Burton ,sport brand dari Amerika sempat membuat jaket untuk snowboarding dengan mengintegrasikan pengontrol ipod pada permukaan jaketnya, menggunakan teknologi softtouch.

Nike+ teknologi merupakan contoh penting bagaimana fashion, musik, olahraga dan teknologi terintegrasi dengan baik menciptakan trend gaya hidup baru. Nike+ membawa pengalaman mendengarkan musik sambil berlari ke level yang lebih luas. Dengan Nike+ seseorang dapat mengetahui berapa kalori, berapa jauh ia berlari dan mengupload data tersebut ke internet dalam jaringan komunitas online.

Penciptaan gadget seperti bluetooth headset dan USB devices juga semakin dibentuk menyerupai asesoris, begitu pula sebaliknya banyak konsep-konsep menarik  yang mengintegrasikan asesoris fashion seperti jam, gelang dan kalung dengan kemampuan teknologi tertentu .

              Tingkatan implanted adalah jendela prediksi masa depan fashion dan teknologi. Ia belumlah lazim saat ini tapi mungkin menjadi salah satu alternatif bagaimana kita menyikapi fashion dan teknologi di  kehidupan masa depan. Lucy McRae adalah seorang ‘Body Architect’, penelitiannya mengeksplorasi hubungan antara tubuh dan teknologi. Karya-karyanya bergulat pada konsep fashion,tubuh dan teknologi sebagai representasi keindahan di masa depan. Lucy McRae menciptakan konsep swallowable parfum, yaitu parfum berbentuk pil yang jika diminum, aroma dari parfum tersebut akan keluar melalui keringat dari pori-pori kulit.

             Menurt Malcom Barnard, fungsi fashion dapat dibagi menjadi dua yaitu: Fungsi material atau fisik (penutup/pelindung dan atraksi) dan fungsi kebudayaan, (komunikasi, ekspresi individual, status sosial & ekonomi). Kehadiran teknologi mampu memperkuat fungsi yang sudah ada, memperkayanya bahkan merubah cara hidup lama terhadap respon atas teknologi baru. Fashion tidak sekedar pakaian, namun telah menjadi  perpanjangan dari tubuh kita sendiri, kulit terluar namun merupakan objek fisik terdekat dari identitas kita. Ketergantungan kita yang semakin besar dengan teknologi mempersempit jarak pemisah antara dunia fashion dan teknologi. Dengan menyatukan fashion dan teknologi akan membuka eksplorasi baru dalam menjalankan fungsi fashion itu sendiri.

Perkembangan teknologi pada dunia fashion masih terbuka sangat luas. Gadget dibuat semakin kecil, semakin pintar, semakin dekat dengan tubuh kita. Perkembangan teknologi nano membuka kemungkin luas dalam penggunaan dan penciptaan jenis fabric (Kemeja sekarang mampu memiliki properti  anti noda). Bayangkan hal-hal lain yang bisa dikembangkan terhadap warna, bahan, material dengan teknologi nano. Tidak terbatas.



Sumber : https://dkv.binus.ac.id/2014/09/01/fashion-dan-teknologi/

Dampak Perkembangan Teknologi pada Kehidupan Sosial

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 


SOSIAL

Bidang Sosial

Dampak Positif :
+Menjunjung tinggi pelaksanaan Hak +Asasi Manusia (HAM).
+Mengadakan pertukaran pelajar antar negara.
+Adanya rasa solidaritas sosial yang tinggi antarbangsa di berbagai negara.
+Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran.
+Memacu untuk meningkatkan kualitas diri.

Dampak Negatif :
-Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD atau DVD.
-Rasa kekeluargaan yang akan berkurang dengan adanya jiwa individualis.
-Kesenjangan sosial semakin tajam.
-Budaya-budaya tradisional kita akan tergeser oleh budaya negara lain.
-Erosi nilai-nilai budaya.
-Terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa.
-Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa.
-Membuat sikap menutup diri dan berpikir sempit.
-Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat.
-Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal.
-Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri.
-Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme.
+Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.



Sumber : shafirsaa.wordpress.com

Perkembangan Teknologi terhadap Budaya

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 


BUDAYA

Dampak Positif dan Negatif Beserta Contoh Perkembangan Budaya Manusia

Era globalisasi dan informasi yang sedang berkembang banyak mempengaruhi sikap dan mental masyarakat. Pesatnya perkembangan teknologi informasi selain berdampak positif bagi masyarakat, dampak negatif pun berkembang dengan pesatnya.

Media-media informasi baik cetak, elektronik maupun internet ikut berperan dalam merubah cara berpikir dan perilaku masyarakat. Tayangan-tayangan yang disuguhkan sudah melenceng jauh dari kaida-kaidah agama dan moral. Sudah banyak berita di media yang memberitakan tentang penguruh buruk masyarakat akibat pesatnya perkembangan globalisasi.
Bahwa banyak masyarakat akibat era globalisasi mengalami perubahan pola pikir, saat ini makin banyak pola pikir pragmatis dan materialistis terjadi dimana-mana.

Akibat kemajuan Teknologi bisa kita lihat :
Perbedaan kepribadian pria dan wanita.
Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women : From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993)
menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri , dan berbagai jabatan penting lainnya.
Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatubangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
Tekanan, kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkangenerasi yang disiplin , tekun dan pekerja keras.

Meskipun demikian Kemajuan Teknologi akan berpengaruh Negatif pada aspek budaya:
Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupanekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibatnya bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.

Pola interaksi antar manusia yang berubah kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golonganmenengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telahmembuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC) , internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagaiwarung internet (WARNET) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluraninternet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yangmenghabiskan waktunya sendirian dengan komputer.
 Melalui    program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisaasyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.




Sumber : shafirsaa.wordpress.com

Perkembangan Teknologi Terhadap Politik

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 



Dampak Positif Teknologi Informasi dalam Politik

Kegiatan politik yang menggunakan teknologi informasi memiliki keuntungan yang sangat besar diantaranya :

*Dalam Demokratisasi

Salah satu tujuan utama dalam penggunaan politik dibantu dengan teknologi informasi adalah adanya peranan besar masyarakat dalam pengembangan pemerintah. Dengan e-government maka hal ini bisa tercapai. Bayangkan saja jika ada anggota DPR yang dapat berinteraksi dengan rakyat yang telah memilihnya, kegiatan tanya jawab, melakukan voting, saran dan kritik akan dapat tersalurkan dengan cepat, langsung, dan nyaman. Ini membuat masyarakat lebih tanggap dan mendapatkan kemungkinan suaranya didengar secara mudah. Masyarakat yang dapat bercakap-cakap langsung dengan anggota DPR itu juga dapat melakukan review kenapa mereka memilih perwakilan mereka tersebut dan dapat menentukan pilihan untuk wakil mereka di masa depan.

*Dampak ramah lingkungan

Dengan menggunakan teknologi informasi berarti informasi yang disampaikan kebanyakan menggunakan media digital. Surat menyurat yang mungkin pada awalnya dapat bertumpuk-tumpuk kini cukup dengan menggunakan e-mail sudah dapat dilaksanakan. Dengan demikian penggunaan kertas dapat dikurangi yang berarti penebangan pohon dapat berkurang.

*Cepat, efisien, nyaman

Kegiatan komunikasi untuk keperluan politik dengan menggunakan teknologi informasi menyebabkan sampainya berita lebih cepat, dilakukan secara efisien, dan nyaman. Misalnya jika ada masyarakat yang ingin mengajukan pendapatnya ke wakil rakyat maka cukup dengan menggunakan e-mail surat dapat sampai dengan segera.

*Politik Internasional

Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.

Dampak Negatif Teknologi Informasi dalam Politik

Walaupun penggunaan teknologi informasi dalam politik memberikan benefit yang sangat banyak, namun tetap ada  dampak negatifnya, dalam segi:

-Biaya

Walaupun politik yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.

-Jangkauan akses

Harus diakui tidak semua orang melek terhadap teknologi. Bagi warga yang berada jauh di pedalaman akan susah untuk mengakses website, blog, atau video streaming tentang politik di Indonesia.

-Transparansi

Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi

-Privasi

Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.




Sumber : shafirsaa.wordpress.com

Perkembangan Teknologi Tehadap Ekonomi

Dosen Pengampu : Fince Tinus Waruwu, M.Kom
fincetinus.blogspot.co.id 



EKONOMI

Pengaruh Perkembangan Teknologi Di Bidang Ekonomi

Pada jaman modern sekarang ini, banyak manusia yang membutuhkan suatu alat bantu praktis, untuk mempermudah manusia melakukan berbagai kegiatannya. Teknologi mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang kemudahan itu. Sudah banyak teknologi yang diciptakan oleh manusia untuk mewujudkan keinginan manusia itu sendiri. Upaya yang dilakukan ini, agar kita tidak perlu lagi repot-repot untuk melakukan aktifitas yang melelahkan.

                 Bayangkan saja pada masa sekarang ini, dengan menggunakan teknologi manusia dapat berkomunikasi, mencari informasi dan belajar dimana saja. Kemajuan teknologi yang telah tercapai sekarang ini benar-benar memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sebagai contoh: hampir setiap orang tidak  bisa terpisah  dari adanya teknologi. Setiap orang menggunakan HP sebagai alat komunikasi langsung jarak jauh untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jika ingin berpergian jarak jauh, kita tinggal naik pesawat saja sudah sampai di tempat tujuan, selain itu berbagai kegiatan yang pada awalnya dilakukan dengan menggunakan banyak tenaga manusia untuk mengerjakannya, kini dengan adanya perkembangan teknologi semuanya dapat teratasi dengan menggunakan tenaga mesin yang relatif lebih cepat dari pada menggunakan tenaga manusia secara manual. Terlepas iya atau tidaknya manusia membutuhkannya, teknologi akan terus berkembang dan terus berkembang. Bagaimana di masa depan nantinya ya?, bisa dibilang sangatlah mungkin jika teknologi yang diciptakan kedepan nantinya, akan mampu beroprasi dengan sendirinya, melewati apa yang dipikirkan oleh manusia.

Dengan demikian dapat dipahami bahwa adanya teknologi, manusia sangat banyak terbantu untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi disisi lain manusia juga harus sadar dengan adanya berbagai macam ancaman yang dapat ditimbulkan dengan adanya teknologi tersebut, yang akan dapat membahayakan manusia itu sendiri.

                Dalam perekonomian suatu negara, saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Banyakberbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya. Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikai di negara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Namun sekali lagi, perkembangan teknologi informasi ini juga memiliki sisi negatif. Dimana masih banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan kejahatan. Dengan demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.


Berikut ini adalah dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi dalam bidang ekonomi :

*Dampak Positif
Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
Terjadinya industrialisasi
Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.

Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.

Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.

Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.

*Dampak Negatif
Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbankan dan lain-lain.



Sumber : shafirsaa.wordpress.com